Kembali ke Blog
Jualan Online

Tips Memulai Jualan Online untuk Seller Pemula

Panduan praktis untuk seller pemula yang ingin mulai jualan online: menentukan produk utama, membuat foto menu, menulis deskripsi, mengatur harga, dan menyiapkan alur order.

5 menit bacaDipublikasikan 28 Juni 2026Lapak Tips
Seller pemula menyiapkan produk makanan untuk jualan online

Jualan online memberi peluang besar untuk seller makanan, tetapi seller pemula perlu memulai dengan fondasi yang rapi. Tujuannya bukan sekadar upload produk, melainkan membuat pembeli merasa yakin: menu jelas, foto menarik, harga masuk akal, dan proses order tidak membingungkan.

1. Mulai dari produk yang paling siap dijual

Seller pemula sering ingin langsung menjual terlalu banyak menu. Padahal, langkah yang lebih aman adalah memulai dari beberapa produk yang paling stabil: bahan mudah didapat, proses produksi sudah dikuasai, dan kualitasnya konsisten. Untuk bisnis makanan, pilih menu yang tahan dikirim, mudah dikemas, dan tetap menarik saat diterima pembeli.

2. Buat foto produk yang membangun kepercayaan

Foto adalah etalase pertama di jualan online. Tidak harus memakai studio mahal, tetapi pastikan makanan terlihat jelas, tidak gelap, dan tidak terlalu banyak dekorasi. Gunakan porsi sebenarnya, kemasan asli, dan sudut pengambilan gambar yang memperlihatkan isi produk. Pembeli akan lebih mudah memutuskan saat mereka bisa membayangkan apa yang akan diterima.

3. Tulis nama dan deskripsi menu dengan sederhana

Nama produk sebaiknya langsung menjelaskan isi menu. Deskripsi cukup menjawab pertanyaan dasar: apa isi produknya, cocok untuk siapa, pedas atau tidak, dan apakah ada catatan seperti preorder atau jadwal pengiriman. Hindari deskripsi yang terlalu panjang karena pembeli mobile biasanya membaca cepat.

4. Tentukan harga dengan memperhitungkan semua biaya

Harga tidak hanya menghitung bahan baku. Masukkan biaya kemasan, tenaga, transportasi, platform, dan kemungkinan promo. Untuk seller makanan kantor, harga yang jelas dan stabil akan membantu pembeli melakukan repeat order, terutama untuk kebutuhan makan pagi, makan siang, snack meeting, atau kopi sore.

5. Siapkan alur order yang mudah diikuti

Pembeli online ingin proses yang singkat: lihat menu, pilih produk, isi data, bayar, lalu menerima konfirmasi. Di Lapak Employee, seller bisa memanfaatkan halaman order public, verifikasi WhatsApp, dan pembayaran QRIS atau VA agar proses order lebih rapi dan mengurangi pesanan spam.

6. Evaluasi menu dari data penjualan

Setelah mulai menerima order, perhatikan produk yang sering dibeli, jam order paling ramai, dan menu yang jarang dipilih. Dari data sederhana ini, seller bisa memperbaiki foto, mengganti deskripsi, membuat paket baru, atau fokus pada menu yang paling menguntungkan.

Kesimpulan

Seller pemula tidak perlu langsung sempurna. Mulai dari produk yang paling siap, buat foto dan informasi menu yang jelas, jaga jadwal pengiriman, lalu evaluasi dari order yang masuk. Dengan alur yang rapi, jualan online akan terasa lebih mudah dikelola dan lebih dipercaya pembeli.